3.7 ANALISIS DAN PERENCANAAN
BALOK T MEMIKUL MOMEN LENTUR MURNI BERTULANGAN TUNGGAL
3.7.1.
Analisis Balok T Memikul Momen Lentur Murni Bertulangan Tunggal

Ada 2 kondisi : 1.
2. 
Ø Untuk Garis Netral Memotong Perbatasan Badan Dengan Flens (
)
|
|
||||
Ø Untuk Garis Netral Memotong Badan Sedemikian Sehingga 
|
|
||||
Ø Untuk Garis Netral Memotong Badan 


Gambar 3.7. Bagan Alir Analisis Balok T Bertulangan Tunggal
Contoh soal Analisis:


Diketahui
balok penampang T diatas dua perletakan, dengan data-data sebagai berikut:
Tentukan
Mn yang bisa ditahan oleh balok T tersebut, apabila
1.
As = 5 D 28
2.
As = 22 D 30
Penyelesaian
:
a.
Menentukan lebar efektif flens (
)
Dipakai
yang terkecil,
= 2000 mm
b.
Memeriksa balok T palsu atau balok
T murni
1.
Untuk As = 5 D 25 = 5 (¼ .
= 3078,76 mm2
dianggap sebagai
balok persegi dengan lebar = 
= 3078,76. 400 
= 871,819 kNm
Atau :
= 0,85 . 30 . 19,24 . 2000 .
= 697053271,2 Nmm
= 697,05 kNm
CARA II :
Menentukan besarnya As agar garis netral tepat memotong
perbatasan flens dengan badan (web);
= 120 mm

= 13005 mm2
Menentukan besarnya As agar
= 120 mm

= 15300 mm2
2. Untuk
As = 22 D 30 = 22 (¼ .
= 15543 mm2 (balok T Murni)

= 
= 132,70 mm


= 5202000
+ 1015155
= 3433320000 + 663556056,7
= 4096876056,7 Nmm
= 4096 kNm
3.7.2. Perencanaan Balok Penampang T Bertulangan
Tunggal Memikul Lentur Murni Dihitung Secara Kekuatan Batas
Diketahui momen yang bekerja, dicari
tulangan tarik tunggal
Ø
Kondisi Balance (Seimbang)

Kondisi balance
Check dulu :
, maka Balok T Murni
Ø
Mengecek Momen Yang Bekerja Pada
Penampang T Menghasilkan Balok T Murni atau Tidak
Anggap 

Mn yang diketahui :
Mu = 1,2 MD + 1,6 ML
; untuk kombinasi beban mati dan beban hidup
Mn =
;
Untuk lentur
Mn yang dapat ditahan penampang =
Check apakah Mn yang diketahui lebih besar dari Mn yang dapat ditahan
oleh penampang untuk keadaan 
Jika Ya, artinya 
balok T Murni
Jika Tidak, artinya 
balok Persegi
Ø Menentukan Tulangan
Check terhadap As max
As ≤ As max
ok
As > As max
Ukuran balok diperbesar
Contoh
Soal Perencanaan :

Tentukan
luas tulangan balok T diatas, yang memikul momen akibat beban mati dan beban
hidup, dengan data :
MD = 50 tm ML =
70 tm
Langkah penyelesaian :
a.
Menentukan luas tulangan tarik
maks (As max)

b.
Menentukan apakah akibat momen
yang bekerja tersebut, balok berfungsi sebagai balok T
Dianggap
= 175 mm

= 0,85 . 30 . 175 . 750
= 3346875 N
Momen yang dapat ditahan penampang
= 3346875 .
= 2719335937 Nmm
= 2719 kNm
Mu yang diketahui :
Mu = 1,2 MD
+ 1,6 ML
= 1,2 . 50 + 1,6 . 70
= 60 + 112
= 172 tm
= 1720 kNm
1 tm = 10 kNm = 10. 106 Nmm
Mn yang diketahui :
Mn =
=
= 2150 kNm
Mn yang diketahui = 2150 kNm < Mn jika
= 2719 kNm artinya 
balok persegi
1.
Jika diketahui Mu = 250 tm = 2500
kNm
Mn =
=
= 3125 kNm = 3,125.109
Nmm
Mn yang diketahui = 3125 kNm > Mn jika
= 2719 kNm
artinya 
Balok T Murni
Menentukan Tulangan
3,125.109 = 0,85.30 (750 – 350) 175 (
+ 0,85.30.350.
.(
3,125.109 = 1460312500 + 8925
(
4462,5
- 8032500
+ 1674687500 = 0
Harga
dicari dengan rumus abc,
Didapat x1 = 1,5593.103 dan x2
= 240,667
Diperoleh harga
= 240,67 mm
= 
= 4462,5 mm2
= 0,85 . 30 . 350. 240,67
= 2147979,75 N
= 
= 5369,95 mm2
As
= 9832,45 mm2 < As max = 11027,9 mm2
Dipakai
tulangan = 14 D 30, As = 14 (¼ .
= 9891 mm
3.8 ANALISIS BALOK T DAN L
![]() |




Tidak ada komentar:
Posting Komentar